Perhatikan Asupan Nutrisi Sejak Kehamilan

Sebuah studi di Bogor pada 2011 menemukan 20-88% wanita Indonesia usia 20-40 tahun mengalami defisiensi berbagai zat gizi termasuk protein dan zat gizi mikro. Sementara 57,6% ibu hamil mengalami defisiensi protein dan zat gizi mikro. Bayangkan akibatnya bagi tumbuh kembang buah hati.

Karenanya, menjaga asupan nutrisi sedini mungkin sangatlah penting. Jangan hanya saat berencana hamil atau sudah terlanjur hamil.

Early life nutrition atau perencanaan dan pemenuhan gizi sejak dini sangat penting terutama pada seribu hari pertama kehidupan janin. Ini tentu sangat mendukung pertumbuhan dan kesehatan anak di masa mendatang. Logikanya, penjagaan nutrisi juga turut menjadi penentu masa depan anak.

Rata-rata wanita di Indonesia hanya mengonsumsi 1400 kalori. Begitupun dengan konsumsi protein, yakni hanya sekitar 46 gram perorang perhari. Padahal angka kecukupan gizi adalah 50 gram.

Untuk para wanita yang saat ini belum hamil mungkin belum merasakan sesuatu yang aneh atau keluhan. Namun Spesialis Kandungan Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (RSCM FK-UI) DR. dr. Noroyono Wibowo SpOG(K) mengingatkan, jika hal ini terjadi dan terus berkelanjutan, akan berisko besar pada masa kehamilan. Diantaranya bayi akan lahir dengan berat badan rendah.

Tidak hanya memengaruhi kondisi ibu kala hamil, kurangnya asupan nutrisi juga dapat berpengaruh pada perilaku anak kelak. Selain masalah kesehatan secara fisik, dr. Wibowo menjelaskan, hal itu juga dapat menggangu mental anak.

Selama masa kehamilan sering kita dengar pantangan atau justru hal-hal yang sebaiknya dilakukan para ibu demi kelancaran masa kehamilan dan memudahkan proses persalinan. Namun, diantara anjuran-anjuran tersebut tidak selamanya benar alias mitos belaka.

Bayi akan lahir dengan bobot besar jika si ibu selama hamil minum air es atau air dingin. Hal tersebut tidak benar, karena permasalahannya ada pada kalori yang terdapat pada campuran air es tersebut, misalnya sirup, teh manis, dan sebagainya.

Mengonsumsi rumput fatima dipercaya akan memudahkan proses persalinan. Ini juga mitos. Konsumsi demikian justru sangat tidak dianjurkan karena rumput fatima akan menimbulkan efek hypertonik ( kontraksi terus terusan yang tidak bisa dikontrol) karena jumlah dan takaran yang tidak jelas.

Mengonsumsi bubur kacang hijau bisa membuat rambut bayi lebat ternyata juga tidak betul karena kacang hijau tidak memiliki efek apapun terhadap folikulogenensis kelenjar rambut atau pembentukan kelenjar rambut.

Next Post

No more post

You May Also Like